Mantra Ajaib
Halo, gimana akhir-akhir ini? Masih aman? Kalo belum yaudah, close aja dulu nih website. Tutup semua aplikasimu, matikan data seluler ataupun wifimu sebentar. Coba istirahat bentar tanpa megang hp dulu. Kalo sudah agak aman balik lagi ya kesini hehe. Mau tak kasih tau mantra ajaib.
Kisah ini berawal dari buku journalku yang habis (ce ilah 'ini semua berawal', kayak dongeng aja). Sebenernya sudah jauh-jauh hari aku mempersiapkan penggantinya, karena kebetulan waktu itu ngeliat dan aku suka banget sama covernya, cheerful gitu. Harapannya biar hidupku kedepannya lebih berwarna gitu lah ya. Sehingga, dari situ aku memutuskan untuk mengambil buku yang lama dan menulis di buku yang baru.
Ada satu hal kegiatan yang aku suka tentang journaling ini yaitu : membaca kembali kisahku yang sudah kutuliskan di buku yang habis. Kenapa? karena aku bisa melihat dengan lebih jelas apa saja hal yang sudah aku lalui sampai saat ini, apa saja yang sudah aku alami, bagaimana aku meresponnya, siapa saja orang yang ada disekitarku saat itu, emosi mereka, dan semua suka-dukaku bahkan kehidupan flatku sepanjang aku mengisi journal itu.
Dari semua peristiwa-peristiwa yang terjadi, ada satu mantra yang membuatku berhasil melalui ini semua yaitu "semua pasti berlalu". Mantra ini sangat ampuh di aku karena kalimat itu memiliki makna bahwa waktu ini terus berjalan. Sehingga, kalau aku berhenti disini maka aku akan selamanya terjebak disini, tidak ada kemajuan sama sekali atas pemecahan masalahku dan tentu aku harus menghadapi masalah itu lagi dan lagi besoknya atau besoknya lagi dst.
Aku gak mau itu terjadi. Siapa sih yang suka ketemu sama hal yang gak disukai? Mungkin contoh yang riel terjadi di aku adalah skripsi. Aku benci sekali saat melakukan penelitianku di perkuliahan kemarin, aku lebih suka studi kasus dan kebebasan dalam memecahkan masalah yang selalu diberikan saat latihan ataupun ujian. Sedangkan di skripsiku (konteks khususon), aku diharuskan untuk mengamati apa adanya objek penelitianku dan aku gak bisa berkutik banyak. Oleh karena itu, aku sangat membencinya dan mengutamakan tujuan selesai agar tidak bertemu lagi dengan pengerjaan skripsi. Aku gak mau terlalu lama dengan hal yang gak kusuka.
Mantra itu juga mampu membuat aku lebih berpikir bahwa apapun resiko yang akan aku hadapi saat menyelesaikannya, pasti akan berlalu juga. Entah resiko waktu yang harus kuluangkan lebih, resiko bertemu dengan orang yang kurang aku sukai, resiko untuk menjalankan hal yang tidak aku sukai.
Sampai detik ini pun.. Aku selalu ngingetin diri sendiri bahwa semua ini pasti berlalu, mungkin perlu take a break sebentar, tarik nafas yang dalam trus lanjut nyelesaikan apa yang perlu diselesaikan. Memecah fokus sebentar dari semua masalah itu juga bisa jadi alternatif yang patut untuk dipertimbangkan tapi, kalau masalahnya butuh untuk segera dipecahkan maka, gimanapun kondisi kita, kita harus ngadepin itu semua saat itu juga, ya kan? Berat emang, karena langsung disuruh inget buat memecahkan masalahnya. Tapi lagi dan lagi..
Itu semua pasti berlalu
Gak ada yang abadi di dunia ini sehingga, cukup hadapi saja apa yang sedang terjadi saat ini. Tinggal sisanya kita tambah dengan doa, minta ke Allah untuk dilancarkan segalanya.
Mungkin ini mantra yang bisa ampuh di aku dan bisa jadi mantramu untuk ngadepin itu semua juga beda sama aku. No problem but, let me now that too (kalau boleh), maybe mantramu juga bisa lebih meringankan my day hehe atau bahkan bisa dikombo maut dengan mantraku ini? jadi makin sat set ngadepin semua tantangan ini ya kan?
Aku gak bisa lagi berharap bahwa kita akan happy kedepannya, karena nyatanya hidup ini emang komedi. Aku cuman bisa berharap semoga kita selalu diberikan kelancaran buat nemukan jawaban atas masalah yang sedang kita hadapi.
See u next time!
.png)

Komentar
Posting Komentar